16.56
0

Selalu Berusaha Memberikan Yang Terbaik~Kita sering mendengar istilah "broken home". Sebutan yang biasanya diberikan masyarakat kepada anak-anak yang berperilaku buruk, banyak ulah, pergaulan bebas, mengkonsumsi napza dan sikap serta tingkah laku buruk lainnya disebabkan kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Bukan karena mereka kekurangan secara materi. Pada umumnya mereka adalah orang-orang dengan strata ekonomi baik, tetapi mereka kekurangan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya karena kesibukan orang tua didalam pekerjaan. Orang tua banyak menghabiskan waktunya di kantor/tempat kerja daripada bersama anaknya. Perilaku buruk yang timbul pada anak-anak mereka menyebabkan banyak orang tua merasa bersalah. Namun secara tak langsung para orang tua menyetujui perilaku buruk anaknya dengan ungkapan yang sering kita dengar, “Biarlah dia seperti ini, barangkali hal ini karena saya yang jarang bertemu dengannya…”
Semakin orang tua merasa bersalah terhadap keadaan, maka secara tidak langsung, orang tua tersebut akan menyemai perilaku buruk pada anak mereka. Semakin kita memaklumi perilaku buruk yang diperbuat anak, akan semakin sering ia melakukannya.
Sebaiknya kita selalu berusaha memberikan yang terbaik khususnya buat pendidikan anak kita. Apa pun yang dapat kita berikan secara benar pada anak kita adalah hal yang terbaik khususnya dalam pendidikan anak. Tiap keluarga memiliki masalah yang unik, berbeda satu dengan lainnya. Ada keluarga yang memiliki kelebihan financial tapi tidak punya waktu bertemu dengan anak karena kesibukannya, sebaliknya ada yang punya banyak waktu bersama tapi kekurangan dari sisi keuangan. Jadi yakinlah bahwa dalam kondisi apa pun sebenarnya kita tetap bisa memberikan yang terbaik dan harus senantiasa memberikan yang terbaik. Jangan pernah memaklumkan hal-hal yang tidak baik pada diri anak dengan memberikan alasan karena kesibukan kita. Lakukanlah pendekatan yang berkualitas jika kita hanya punya sedikit waktu, gunakan waktu yang minim itu untuk bisa berbagi rasa sepenuhnya dengan anak kita. Menyisihkan waktu di antara sisa-sisa tenaga kita, memang tidak mudah. Tapi lakukanlah demi mereka dan keluarga kita, maka akan terbiasa insyaAllah.~Semilir hati

0 comments:

Posting Komentar

Jika sobat merasa informasi ini bermanfaat, silahkan sobat memberikan komentar. Jika sobat hendak men-COPY ARTIKEL INI, MOHON KIRANYA MENCANTUMKAN SUMBERNYA, MARI KITA SALING MENGHARGAI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL. Jangan lupa, klik Google+ diside bar sebelah kiri